Madura United Masih Bermain di Luar Ekspektasi



infomabosway.com, Bangkalan – Hasil minor yang ditorehkan Madura United menjadi pertanyaan sejumlah kalangan. Dengan segudang pemain bintang, mereka hanya mampu bermain dengan skor 1-1 melawan Cilegon United dalam leg kedua babak 32 Piala Indonesia 2018 di Stadion Krakatau Steel, Cilegon (6/2/2019).

Greg Nwokolo dkk. kini akan menghadapi Timnas Indonesia U-22 dalam laga uji coba di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (12/2/2019). Duel ini diharapkan menjadi arena bagi tim berjulukan Laskar Sape Kerrab itu untuk memperbaiki banyak kekurangan.

“Permainan pemain saat melawan Cilegon United belum pada levelnya. Nanti melawan Timnas Indonesia U-22, mudah-mudahan kami bisa menunjukkan yang lebih baik lagi. Filosofi sepak bola itu, berlatihlah seperti kalian bertanding, dan bertandinglah seperti kalian berlatih,” tutur Haruna Soemitro, Manajer Madura United.

“Saya melihat belum ada yang serius dan tidak sesuai apa yang kami harapkan. Secara teknis mulai set piece atau corner kick masih belum kelihatan. Nikmati dan kontrol saja pertandingannya. Mulai sekarang, dalam sepak bola seperti itu, harus serius dalam berlatih,” imbuh Haruna.

Haruna menyadari Madura United mendapat tekanan dari publik dengan label bintang yang melekat pada beberapa pemain Madura United. Di antaranya Aleksandar Rakic, Andik Vermansah, Jaimerson Xavier, dan Zulfiandi.

Itulah mengapa, uji coba melawan Timnas Indonesia U-22 diyakini akan menaikkan level permainan Madura United.

“Ini sudah masuk tahap pada ekspektasi yang tinggi dari masyarakat, pemilik klub, dan suporter. Semua menaruh ekspektasi tinggi. Jangan santai dengan melihat agenda (Liga 1) masih jauh. Kami tidak mau tim ini memiliki level lebih rendah yang kami harapkan,” ujar Haruna.